
Berangkat dari asumsi tersebut, saya melakukan gowes wisata kali ini. Dengan ditemani jago blakrak-an yaitu om Ivan alias mas Boiy dan pak Bambang Dempal, kamipun berangkat menuju target sasaran pada Sabtu 18 Januari 2020, dengan titik start/tikum di Taman Budaya SoeHat. Jam 06.00 tepat sesuai janjian malam sebelumnya kami memulai kayuhan pertama menuju pintu Gerbang Desa Bumiaji di Jalan Raya Pandanrejo yang berjarak kurang lebih 15 Km. Sesampainya di gapura masuk desa Bumiaji, dimulailah etape 2 bike hiking menuju Gunung Pucung yang berjarak kurang lebih 7 km. Meskipun tidak terlalu panjang, etape ini paling menguras stamina, karena slope-nya mengerikan untuk ukuran saya, dan celakanya kawan saya P. Bambang yang setahu saya adalah bukan pe-sepeda ataupun kalau lagi bersepeda bareng2, selalu saja menjadi ekor rombongan alias tertinggal paling buncit, pada kali ini sudah menjelma menjadi bikehiker, tanjakan tajam dilahap dengan entengnya, sayapun tak sanggup mengimbanginya. Dengan sisa-sisa nafas, khususnya saya, akhirnya sampailah kami di saung tempat beristirahat petani penyadap getah karet. Ngopi, rokok, snack adalah bagian dari cerita disini yang menemani kami sambil memandang jauh ke selatan titik-titik perumahan di kota Batu yang bisa dilihat dengan jelas diketinggian, pun demikian athlet paralayang di gunung banyak tak luput dari pengamatan kami dari sini.
Etape berikutnya adalah menjelajah hutan Gunung Pucung untuk menuju areal pertanian Desa Bumiaji. Didalam hutan ini kami memutari jurang yang cukup dalam, menerobos jalan sempit di tengah kebun kopi dan menuruni jalan setapak yang cukup sulit, akibat aliran air saat hujan. Sesampainya di ladang pertanian, nampak hamparan hijau daun yang sangat luas didepan kami, dan seketika rasa lelah luruh sedikit demi sedikit tersaput oleh keindahan alam yang begitu menentramkan hati...Masyaa Allah. Cukup lama kami beristirahat disini untuk mengambil foto dan membuat video amatiran yang hasilnya bisa dilihat pada tautan YOUTUBE dibawah. Jika tak ada batas waktu, mungkin kami tak akan sempat beranjak dari tempat ini, karena pesona pemandangan yang begitu memikat, dan akhirnya terik mataharilah yang memaksa kami bertiga untuk beranjak menuju target sasaran berikutnya.

Dan setelah anggota badan kami cukup segar setelah beristirahat, kami lanjutkan perjalanan pulang menuju kota Malang. Demikian sahabat gowes kabar yang bisa saya bagi kali ini, semoga dapat menjadi referensi bagi semua sobat gowes dimanapun berada.
Salam 2rodaMTB
0 comments:
Post a Comment