
Jam 06.30 tepat saya dah nyampe di depan
Taman Krida Budaya, dan ternyata mas boy udah nyampe duluan. Tanpa basa-basi, langsung
kita berangkat lewat jalan Candi Panggung, komplek Arhanud, jalan raya Tawang
Argo, sebelum pertigaan ke Selecta kita potong kompas lewat jalan Imam Bonjol,
muncul di Jalan Bukit berbunga persis didepan Masjid Al-Muttaqin, terus
menyusuri jalan aspal menuju Cangar.
Start kita awali pada elevasi 488m dpl
menuju ke level 1.746m dpl. Setelah 9km kita break pertama dengan waktu tempuh
sekitar 30 menit, 9km berikutnya kita lakukan break kedua, kira-kira 100 meter
setelah Hotel Purnama Batu. Disini kita ketemu dengan 4 orang goweser dari
Batu, yang salah satunya sudah cukup senior (sepuh), luar biasa. Berlanjut,
kita susur jalan aspal yang terus menanjak tiada turunan sama sekali, butuh
mental yang kuat untuk bisa berlanjut. Pada km 26, kita berhenti di sebuah
warung untuk seteguk teh panas, malang tak dapat ditolak disitulah pines nakal
menancap ban depan saya, begitu dicabut “Ceeessssss,....alah mak”, yang
terpikir diotak : “bagaimana aku pulang nih”....untunglah mas boy ternyata bawa
ban cadangan.

Di phase ini, kita adalah BLIND BIKER,
karena kita buta sama sekali rute off road ini, dengan bermodal nekad dan
google map ditangan, mungkin rekan goweser ada yang belum tahu bahwa google map
bisa bekerja secara off-line, tanpa bantuan koneksi internet, namun sebelumnya
map harus kita download terlebuih dahulu, oh yaa...satu lagi selain nekad dan
google map, bantuan informasi rute dari setiap petani yang kita jumpai sangat
membantu, meskipun 2 kali kita mengalami salah jalur dan harus balik cukup
jauh.
Sampai dengan Arboretum, track yang kita
lalui hanya sulit diawal saja, sekitar 50an meter, yang terpaksa harus turun
sepeda, karena jalannya sangat licin, berupa tanah yang levelnya tidak
beraturan, bahkan terdengar suara “GEDABUUG”, ohh ternyata mas boy jatuh
terduduk. Setelah sekitar 200an meter, gantian saya yang terpelanting, sepeda
lari ke kiri, sayanya yang ke kanan, kaki sedikit memar, tapi no problemo.
Sampai Arboretum kita masuk melalui pagar kawat berduri yang terbuka. Sumur air
brantaslah yang langsung kita tuju, disana cuman kita berdua saja, sehingga
puas merendam kaki yang sudah sangat letih. Disinilah asal muasal aliran kali
brantas berasal, meskipun sekarang sudah sangat kecil debit airnya.

Karena waktu sudah semakin sore, saat itu sekitar jam 14.30,
maka kita putuskan untuk segera balik. Kita tetap ambil jalan off-road, sampai
taman rekreasi Selecta. Dari situ kita lanjutkan melalui jalan raya sampai
dirumah masing-masing. Nyampai rumah sekitar pukul 15.30, check aplikasi S-health menunjukkan,
workout time yang kita jalani lebih dari 10 jam dengan jarak tempuh mencapai 73
Km. Ternyata Kami BISA....Itulah cerita yang bisa kita bagi kali ini, mudah2an
gowes selanjutnya bisa kita share lagi, see yaa...
Salam 2rodaMTB
mantap banget ulasan & track map nya,terima kasih
ReplyDelete